Biography

Bismillahirrohmaanirrohim

Perkenalkan nama saya Muhammad Labib. Saya lahir di Cirebon pada tanggal 1 Agustus 1999. Saya terlahir dari keluarga yang tak pernah meremehkan arti sebuah pendidikan. Orang tua saya mengajarkan saya akan cara bercocok tanam, peternakan, dan perikanan. Saya mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman hidup dari mereka. Bahkan ketika saya menyiram tanaman dari posisi yang salah, orang tua saya menasihati dengan tujuan agar saya tidak melakukan kesalahan yang sama.
Hal yang paling utama diajarkan oleh orang tua saya adalah Al Qur’an. Bagi saya, kedua orang tua saya adalah madrasah pertama yang saya masuki. Sentuhan lembutnya benar benar mengajarkan saya arti pentingnya Al Quran dalam kehidupan.

Alhamdulillah beberapa penghargaan pernah saya peroleh antara lain pada saat di bangku SMP kelas 2 menjadi Juara harapan hafalan juz 30. Waktu duduk di SMP kelas 3, saya mendapatkan penghargaan bacaan tajwid terbaik di Pondok Pesantren Modern Al-Hassan Bekasi, dan yang lebih membahagiakan adalah pada saat memakain jas almamater di acara wisuda, saya mendapatkan penghargaan dengan hafalan Al-Qur’an 15 juz. Tentu saja semua itu berkah dari rahmat Allah SWT dan dukungan keluarga dan guru guru tercinta yang sudah banyak mensupport saya secara lahir dan batin.

Dari Ilmu Al-Qur’an yang saya terima dari orang tua, Saya mulai mencoba mengajarkan Al-Qur’an dengan baik dan benar pada saat saya duduk di kelas 10. Di mulai dengan mengajarkan adik adik kelas membaca Al-Qur’an. Sampai akhir menyelesaikan study saya di Pondok Pesantren Modern Al-Hassan tingkat Madrasah Aliyah , saya diberikan amanah untuk membantu dalam mengajar Al-Qur’an dan membantu berjalan nya aktivitas di Pondok Pesantren Modern Al-Hassan.

Kurang lebih 2 tahun mengabdi di Pondok Pesantren Modern Al-Hassan, saya melanjutkan studi strata S1 saya di UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Fakultas Dirasat Islamiyah karena memang di sana bukan hanya hafalan Al-Qur’an yang akan saya dapatkan, akan tetapi banyak sekali ilmu yang harus saya pahami yang berkaitan dengan Al-Qur’an, seperti Ilmu Tauhid, Ilmu Mantiq, Ilmu Tarbiyah, Tafsir, Ushul Fiqh, Balaghoh dll.

Selama kuliah di UIN, saya tinggal di rumah tahfidz dekat dengan kampus. Hal ini bertujuan untuk menjaga hafalan saya karena berada di lingkungan orang-orang yang mempunyai semangat untuk melanjutkan dan menjaga Al-Qur’an. Pada waktu libur kuliah, saya ikut mengajar di sekolah sekolah yang berada di kampung halaman. Rasanya bahagia sekali, ketika ilmu yang sudah saya dapatkan bisa bermanfaat juga untuk orang lain.

Salah satu motivasi hidup saya adalah "Tak akan Ada kata besar jika tidak ada kata kecil". Selama saya hidup akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk terus belajar dan mengajar karena semua itu adalah hal yang sangat besar dan harus saya mulai dari yang kecil .

Seiring berjalannya waktu, pemuda pemuda yang sebenarnya adalah aset terbesar Agama dan Negara mereka telah teracuni oleh gadget yang benar benar mematikan itu, karena itu saya dan saudara-saudara saya memulai sedikit demi sedikit dengan mengajak teman teman untuk membaca Al Quran one day one juz.

0
Reviews
0
Suka